Setelah akhirnya lift itu membawa mereka mencapai lantai yang paling atas Anna dan Joe akhirnya terbebas dari lift. Namun, walau Anna sudah terbebas, tapi entah kenapa dia tidak melakukan apa yang sudah dia rencanakan dalam hatinya tadi. Dia malah seperti anak bebek mengikuti pria itu masuk ke dalam kantornya dalam suasana yang tetap canggung. Udara dingin menerpanya saat dia melangkah masuk ke dalam kantornya yang bernuansa kayu hitam. Setelah semuanya terasa sesak dan ramai tadi, keheningan di antara mereka sekarang terasa mencekam. Anna memperhatikan pria berkulit pucat itu berjalan masuk dan melepaskan jasnya seakan dia merasa gerah. Anna menatap punggung pria itu yang lebar lalu segera mengalihkan pandangannya ke sekeliling kantornya karena melihat punggung lebar pria itu

