Pria itu menatap Anna sedemikian rupa dengan tatapan matanya yang menghina, sehingga di hati Anna terbesit rasa bersalah, walau seharusnya dia tak merasa begitu. Dia dan Ethan tidak ada hubungan apa- apa, sehingga seharusnya tidak ada masalah apa- apa jika Raka meneleponnya kan? Perasaan Anna juga merasa bersalah pada Raka karena tiba- tiba pergi begitu saja dengan Ethan. Sejujurnya Anna merasa serba salah. Dia tak suka berada dalam keadaan ini. "Iya, wajar lah semua juga kaget, aku tiba- tiba pergi gitu aja ninggalin kerjaan," jawab Anna segera membela diri. “Halah. Semua orang atau cuma satu orang itu yang berani- berani telepon kamu, bos kamu aja nggak ada berani ngomong apa- apa, emang dia siapa?” tanya Ethan sambil menatap Anna dengan tatapan menantang. Anna segera menggertakkan gig

