Chapter 23

936 Kata

Bab 23 Clara tertidur hingga menjelang petang. Ia sampai bermimpi berulang kali dan sialnya bukan mimpi bagus yang ia dapatkan. Berkali-kali gelisah hingga berguling ke sana kemari, tetap saja kedua matanya tak kunjung terbuka. Clara seolah sedang di bawa dalam suatu tempat yang menunjukkan kenyataan di hari nanti. Semakin larut, Clara seolah sedang berjalan melewati rerumputan hijau yang begitu luas. Jauh di depan sana--di bawah pohon akasia--terlihat sosok gagah yang begitu Clara kenal. Noah, dengan tubuh tegap dan rambut ditata rapi ke belakang, nampak tengah melambai meminta Clara segera datang mendekat. Senyum indah tersungging sempurna di wajah Clara. Binar mata terpancar mendorong Clara melangkahkan kaki berlari menghampiri sosok pria gagah itu. Mimpi berikutnya beralih menjadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN