45. Subianto Akhirnya Tahu

1456 Kata

Subianto menepikan mobilnya dan segera keluar dari dalam mobil. Saat melintas jalan ini, ia tidak sengaja melihat menantu dan cucunya sedang berjalan kaki. Tentu saja ada rasa tidak tega saat melihat Amelia harus menggendong Aron. Subianto kecewa dengan sang putra karena dianggap tidak bertanggungjawab. "Kami mau ke sekolah, Kek. Udah dekat kok," kata Arusha setelah menyalami laki-laki paruh baya itu. "Dekat bagaimana? Sekolah kamu masih di ujung jalan sana. Bisa telat kalo jalan kaki. Ini udah mau pukul tujuh pas. Ayo masuk ke mobil, biar Kakek yang antar!" Subianto tampak sangat memaksakan pada cucunya saat ini. Amelia patuh dan langsung masuk ke dalam mobil papa mertuanya itu. Satu hal yang dilupakan, berkas gugatan perceraian itu ada di tangan Amelia tanpa dibungkus dengan menggunak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN