15. Save Dr Russel (1)

1027 Kata

Dokter Russel tak masuk kerja. Seisi poliklinik anak meributkan hal ini. “Tumben. Beliau kan paling rajin masuk kerja meski amat jarang lembur,” cetus Suster Dina. Jeje dan Suster Agnes manggut-manggut, Mochi memandang keduanya bingung. “Dan bila beliau berhalangan hadir pasti mengabari, ini kenapa Dokter Russel tak menghubungi siapapun diantara kita?” celetuk Suster Agnes heran. “Mungkin Dokter sedang sakit,” timpal Jeje, disambut anggukan setuju dari Mochi. Pemikiran itu membuat Jeje resah, dia mengkhawatirkan Dokter Russel yang selalu bersikap baik padanya. Itu sebabnya setelah pulang kerja ia mengunjungi Dokter Russel di apartemennya bersama Mochi. Telah berkali-kali ia mengebel pintu apartemen, namun tak ada yang membukanya. Bahkan Jeje nekat mengetuk pintu apartemen, meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN