Keesokannya, meski masih pagi, Lee telah datang ke rumah sakit untuk menjenguk Jessica. Sebagai petinggi rumah sakit, dia memiliki akses bebas masuk ke ruangan manapun. Termasuk kamar perawatan VVIP, tempat dimana Jessica berada. Saat Lee masuk, Jessica masih terlelap. Lee tak tega membangunkannya. Dia mengamatinya untuk memastikan kondisi mantan kekasihnya. Sepertinya Jessica baik-baik saja. Lukanya memang belum kering, tapi tak nampak mengkhawatirkan. Pasti darah Lee yang diterimanya telah bekerja dengan baik. Sebentar lagi, semua bekas luka itu akan menghilang. Lee tersenyum lega. Lantas menaikkan selimut Jessica yang sempat melorot ke bawah. Dahinya mengernyit melihat tangan Jessica yang memegang erat ponselnya. Perlahan, Lee melepas ponsel itu dari tangan Jessica. Tak

