Seperti biasa, Romi datang dengan ketampanannya, melewati koridor kantor. Mata staf-staf wanita Pramudra corp selalu tertuju padanya. Mereka semua tau, Azka sudah menikah dan mematahkan harapan mereka bisa memiliki sang bos. Namun, jika berharap pada asisten pribadinya yang tak kalah tampan, bukan suatu kesalahan, kan? "Siang Pak Romi," sapa Keyana dengan ramah saat dirinya berada satu lift dengan pria itu. "Siang," balas Romi singkat tetapi tetap menyunggingkan senyumnya. Keyana menunduk, memeluk berkas di tangannya. Dia bahkan tak sadar saat Romi sejenak menatapnya heran. Pintu lift terbuka mereka berpisah karena Keyana keluar di lantai 3. Romi hanya membalas anggukan kala gadis itu berpamitan sopan padanya. Ini kali pertama dia satu lift dengan staf wanita dengan tenang. Biasanya d

