Seperti itukah takdir? Tak ingin menyatukan tapi selalu berusaha mempertemukan. Mengoyak hati dan perasaan, menciptakan asa tanpa prasa. ______________________________________ "Nad,lo tadi denger,kan itu suara siapa?" Gadis berambut panjang itu bertanya untuk meyakinkan pendengarannya. Ya,dia berharap telinga sedang gangguan sehingga yang di dengar tadi adalah bukan suara Azka,mantan kekasihnya. "Lin...itu...Azka." "Duh..Nad!! Gimana dong? Romi jujur ga ya sama Aka kalau itu gue? Nad...." "Ah si Romi apa banget sih!? Ngapain juga dia telpon-telpon elo pas dia lagi sama Azka. Rese banget!" Nadia mencebikkan bibirnya kesal,dia kesal karena Romi begitu ceroboh.Gadis itu memijit-mijit pelipisnya,persis seperti yang Alina lakukan. Wajah Alina seketika pias karena bayangan ketakutan jika

