42. Perubahan Devan

1197 Kata

Lintang dibawa Yuta ke sebuah restoran yang mewah, kali ini Yuta merasa senang sebab Lintang tidak gugup seperti dulu lagi. "Lintang, sepertinya kamu sudah terbiasa datang ke tempat seperti ini. Apa di Paris saja kamu sering di ajak pemuda lain untuk makan di restoran mewah?" tanya Yuta penasaran. "Tidak juga, hanya sesekali saja saat menemani Desty," jawab Lintang jujur. "Bagaimana dengan kehidupanmu di sana?" tanya Yuta semakin ingin tahu. "Biasa saja, belajar dan bekerja," jawab Lintang singkat. Yuta tertawa, sebab Lintang benar - benar membuatnya jengkel. "Kamu kenapa tertawa?" tanya Lintang heran. "Tidak apa - apa, aku hanya merasa kamu sudah banyak berubah. Lebih berani dan percaya diri," jawab Yuta. "Karena kehidupan yang harus membuatku seperti ini," balas Lintang santai.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN