Chapter 41

1574 Kata

Setelah berbincang-bincang sedikit pada resepsionis di depan. Ia melanjutkan langkah menyusuri lorong. Sebisanya tidak menoleh ke dalam bilik untuk sekedar menjaga sopan santun. Kata si resepsionis ada banyak meja yang masih kosong. Jadi Yoon bebas memilih. Yoon memutuskan untuk memilih meja paling ujung saat itu juga. Tetapi sebelum ia sampai di mejanya, perhatian Yoon teralih pada sosok jangkung yang begitu dikenalnya. Goto?! Ia tidak menyuarakan pikirannya. Keningnya berkerut-kerut dalam. Ia mengambil langkah mendekat dan benar. Laki-laki itu memang Goto. Ia minum sendirian seperti orang sinting. Tetapi Yoon justru merasa sedikit senang. Setidaknya Goto sudah tidak mengurung diri terus di dalam kamar tidurnya. Tanpa permisi Yoon masuk ke dalam bilik di mana Goto berada. Laki-laki itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN