"Kau sudah tahu aku datang?" Tanya Tadashi yang baru saja masuk ke kamar Goto. Tubuh laki-laki itu menjulang tinggi di ambang pintu. "Ya," sahut Goto singkat. Ia sudah mendengar suara mobil temannya yang satu ini. Menghabiskan waktu bertahun-tahun dengan seseorang, mengingat suara mobilnya adalah hal yang gampang. Goto mengernyit tanpa bisa dicegahnya. Rasa sakit itu seolah nyata dirasakan bagian-bagian tubuhnya. Setelah kedatangan Yoon kemarin, Tadashi pasti akan mengatakan hal yang kurang lebih sama. Menghiburnya, begitu. Ah, tapi Goto juga teringat. Ia kelepasan bicara sewaktu bersama Yoon. Jadi ia menduga, Tadashi juga akan membicarakan hal itu. Goto mengerti. Sebagai teman kepercayaan Tadashi, malah ia sendiri yang nyaris membocorkan rahasia temannya yang satu itu. Goto merasa. Diri

