follow niasyaaftri  SHAFA Namanya juga cowok. Kalo nggak salah ya nggak bener. -Undefinable- Shafa kembali merasakan pusing di kepalanya. Hidungnya memerah dan terasa sedikit gatal. Suhu tubuhnya meningkat dibandingkan setelah ia bangun tidur tadi. Shafa duduk di tepi ranjang sambil melirik ke arah Fabian yang sekarang sedang berbaring pada karpet yang terletak di samping bawah kasur. Cowok itu sedang memainkan game online kesukaannya. Menyebalkan. "Woy bagi medkit dong bagi. Punya gue abis nih." racau Fabian. Shafa memutar bola matanya malas. "EH ANJIR GUE KNOCK WOY! KNOCK! SAMPERIN GUE CUK!" ucap Fabian setengah berteriak. "Gue disini nih, di Bima, deket sama pohon. Ah, jangan lama-lama woy, keburu mati nih gue." Lagi, Shafa hanya bisa mendengus. Kenapa Fabian harus semenyebal

