Sesampainya di rumah, Leon mencari keberadaan Klarybel. Kebetulan wanita itu sedang mandi, baru saja selesai membuat kue lapis durian. "Sayang, apa Mario beneran ngasih kamu bunga?" Tanpa permisi, Leon membuka kamar mandi. Klarybel terperanjat hingga mendesah kesal. "Ngapain masuk nggak ketuk pintu dulu? Aku kaget. Keluar sana, aku lagi berendam. Sebentar lagi selesai." "Jawab dulu. Mario beneran ngasih kamu bunga atau enggak?" "Lagian tau dari mana sih? Siapa yang ngasih tau kamu?" Leon menyipitkan mata. "Nando. Kemarin dia ketemu Gema, terus katanya ada buket dari Mario buat kamu. Kok kamu terima sih, harusnya dibuang aja. Aku bisa belikan kamu bunga sekalian sama tokonya. Atau mau kebunnya aja biar kamu puas? Nanti kamu bisa panen dan jualan juga." Klarybel menghela kasar, menyudah

