Mereka terpaksa turun dan membereskan semua barang yang berjatuhan. Untung ini malam, kalau siang dan masih sangat terang, orang-orang bisa melihat ini, sangat memalukan. Lara hanya menatap Dimas dengan kesal, lelaki itu malah tersenyum. Sembari mengelus kepala Lara. "Maaf ya," ujarnya dengan lembut. Hati wanita mana yang tidak meleleh diperlakukan seperti itu oleh suaminya. Padahal Lara masih kesal, dengan tingkah Dimas yang tiba-tiba saja berlaku seenaknya terhadap keuangan keluarga. Lara juga mau tau, sejauh mana, Dimas bisa bertahan untuk mengelola uang tersebut. Lara berusaha menahan senyum di balik maskernya, tapi sudut matanya yang berkedut menandakan bahwa perempuan itu tersenyum. Mereka menyusun barang-barang yang jatuh itu ke dalam box motor Dimas yang ternyata cukup luas. Al

