Vara tampak menyunggingkan senyum tipisnya, bahkan sangat tipis hingga tidak ada yang menyadari. Tentu saja dia merasa senang ketika melihat Riga tidak memperdulikan lagi adik angkat yang sekaligus juga selingkuhannya tersebut. Namun, ia masih belum merasa puas karena ingin melihat bagaimana pasangan selingkuh itu akan menyelesaikan ceritanya. “Mas, kita pulang yuk! Kasihan Keysha harus pulang sendirian malam-malam,” ajak Vara setelah selesai menyantap makan malamnya. Riga pun langsung menolehkan kepalanya. Raut wajah pria itu juga sudah berubah, bahkan matanya juga sudah menatap tajam ke arah istrinya. “Biarin aja! Biar dia nggak manja. Kalau memang mau keluar mencari sesuatu harusnya kan dari tadi siang, bukannya malah malam-malam gini. Kamu nggak usah mikirin dia karena dia itu ud

