Tidak terasa, pernikahan Sea dan Aga sudah hampir dua tahun. Tidak banyak juga yang berubah dari mereka, Aga dengan sifat posesif dan bucin, sedangkan Sea yang lebih kalem dan tenang. Keduanya memutuskan untuk tidak menunda memiliki momongan, tapi Tuhan memang belum memberikan kepercayaannya kepada mereka. Tidak memaksa dan tidak membatin, hanya membiarkan semua berjalan dengan biasanya. "aku pulang sedikit telat ya, gak apa-apa?" tanya Aga setelah menyelesaikan sarapannya. "iya, gak apa-apa kok" jawab Sea. Bukan hal baru atau hal aneh jika Aga pulang telat. Tapi suaminya itu, tidak pernah bosan untuk bertanya. "kamu jadi pergi sama mama?" Sea mengangguk "jadi, mainan buat anak-anaknya juga udah disiapkan" hari ini, Sea dan ibu mertuanya akan pergi ke panti asuhan untuk memberikan sa

