Chapter Tujuh Belas

1039 Kata

Sea membuka matanya, menyernyit karena pusing dikepalanya. Butuh beberapa menit hingga dia benar-benar bisa mendapatkan semua kesadarannya. Tubuhnya terasa sakit karena kencangnya tali yang melilit tubuhnya, begitu juga dengan mulutnya yang terasa mati rasa karena ikatan kain yang melilit, membuatnya sangat sulit untuk berbicara. Mengedarkan pandangan, tidak ada penerangan di gudang ini, hanya sedikit cahaya yang tembus dari luar dan yang paling Sea benci adalah dia sendiri. Sea terus bergerak, berusaha melepaskan tali yang mengikat tubuhnya, tapi tali itu begitu kencang. Begitupun ujung kakinya yang juga terikat, begitu kencang. Jika gudang ini memiliki pencahayaan yang cukup, mungkin Sea bisa melihat dan berpikir apa saja barang yang bisa membantunya, tapi sulit, Sea tidak bisa melihat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN