"ini kenapa?" Sea menunjuk tiga jari tangan Anet yang si balut plester. Saat di kelas, Sea tidak begitu memperhatikan. "Jatoh pas belajar motor" Anet menjawab sambil tersenyum lebar. "Kok bisa?" "Sepupu gue gak bener ngajarin nya. Orang belum lancar, udah di lepas gitu aja, ya jatoh" cerita Anet. Di Jakarta, dia memang tinggal bersama keluarga bibinya. Sea yang duduk di depan Anet langsung mengerutkan keningnya saat melihat Anet memutar bola matanya. "Kenapa?" "Geng heboh" ucap Anet pelan. Sea mengangguk mengerti. Sudah bukan hal aneh, mendengar mereka rame di kantin. "Iya anjir! Anak keduanya ganteng! Sayangnya gak ada yang tahu IG nya apa. Bisa kaya tujuh turunan gue kalau nikah sama anak dari keluarga begitu" "Samaaa!!! Apalagi katanya anak keduanya juga dokter! Gila! Keren gak

