62. Keyakinan Indira Pada Arman

2364 Kata

"Tentu saja saya mau. Dan tujuan saya kembali ke kota memang untuk tujuan itu. Saya tidak bisa membiarkan Mama Malinda, Ayusita juga Adrian menghancurkan semua hasil jerih payah papa." "Saya akan bantu kamu, In." "Pak Arman serius?" "Iya. Kamu adalah istri saya dan tanggung jawab saya. Sudah, masalah ini kamu jangan pikirkan sendiri. Ada saya yang akan bantu kamu cari solusi. Sekarang sebaiknya kamu tidur. Kita istirahat. Saya tau kamu pasti sangat capek. Seharian sudah bekerja keras dan malam masih harus menemani saya makan malam dengan keluarga." "Nggak papa, Pak. Saya senang kok melakukannya." "Selamat tidur." Indira tersenyum, menarik selimut lalu mulai memejamkan mata berharap esok hari semua akan jauh lebih baik dari hari ini. ••• Baru sekitar pukul sepuluh pagi ketika Indira

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN