38. Wisuda

1289 Kata

Pagi-pagi sekali Qiana harus bersiap-siap untuk menghadiri wisuda kakaknya bersama kedua orang tuanya. Qiana kesal, Kebaya yang akan dia kenakan terlalu ketat ditubuhnya. Hingga membuat dirinya terlihat seksi. "Lo yakin pakai baju itu, Qi?" Tanya Gesya sambil menatap Qiana dari atas sampai bawah. "Apa itu tidak terlalu ketat?" Gesya seakan menilai baju yang Qiana kenakan. Qiana bingung, benar kata Gesya kalau kebaya yang dia kenakan terlalu ketat. Tok.., tok... Suara pintu kamar Qiana diketuk oleh seseorang. "Sya, tolong bukain pintunya." Pinta Qiana cengengesan. Gesya turun dari kasur, kemudian dia berjalan menuju pintu kamar Qiana. "Eh, Tante. Ada apa?" Tanya Gesya dengan sopan. "Itu nak, kamu dicariin Dara, kakak kamu. Qiana mana? Dia sudah ditungguin dari tadi kok gak turun-tu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN