Tidak semua orang yang kalah adalah seorang pecundang. Kadang kau harus mengalah hanya untuk mengatur strategi dan mendapatkan kemenangan yang lebih besar. Kau harus terlihat kalah hanya agar orang menjadi lengah dan berpikir kau hanyalah seorang yang lemah. Pada akhirnya, tak semua orang yang kalah itu benar-benar orang yang tidak berdaya. Tina terdiam sesaat ketika mendengarkan perkataan penuh penghinaan dari Lestari, sedetik kemudian dia pun tertawa sinis. “Oh, nggak, tidak sama sekali. Aku hanya merasa perlu memberitahumu betapa aku lebih baik darimu. Kamu tahu, Mbak. Mas Wisnu memilihku karena dia tahu aku bisa memberinya kebahagiaan yang kamu tidak bisa berikan.” Perempuan itu menatap Lestari dengan tatapan merendahkan. “Katanya, dia nggak pernah bahagia denganmu.” “Ah, jadi ini te
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


