Yasmin hanya tersenyum menanggapi ucapan Paul. Dia tidak tahu harus bereaksi seperti apalagi selain seperti itu. Paul menarik tangan Paul ke arah wajahnya, lalu menciumnya. Dan Yasmin diam. Melihat reaksi dingin Yasmin, Paul mengerti bahwa istrinya itu masih belum bisa membalas cintanya. Jadi, meskipun ini adalah malam pertama mereka, dirinya tidak bisa memaksa. Karena khawatir Yasmin bukannya akan menikmati malah justru terluka. "E... sudah malam. Kita tidur yuk," ajak Paul kemudian. Yasmin yang semula merasa khawatir kalau Paul akan memaksa dirinya, kini merasa lega. Dia memang belum siap untuk melakukan hubungan suami istri dengan Paul. Yasmin pun mengangguk mengiyakan ajakan Paul. Keduanya lalu membaringkan dirinya ke atas tempat tidur nyaris bersamaan. Sementara itu di tempat

