End"Maaf Shaa, saya minta maaf sama kamu.” Archie duduk di sisi tempat tidur. "Untuk?" "Karena saya belum bisa menjadi suami yang seutuhnya buat kamu.” Aishaa berbalik dan menatap sang suami. Perasaannya mendadak sangat tidak enak. "Saya ... akan berusaha menjadi suami yang baik. Tapi ....” "Tapi ...?" "Butuh waktu bagi saya untuk bisa menyukai seseorang, apa lagi kita belum lama kenal. Beri saya waktu Shaa." Tangan Aishaa meremas d**a di balik selimut, walaupun dia sendiri belum begitu menyukai suaminya, tetapi mendengar langsung pengakuannya membuat dadanya terasa sakit dan sesak. "Saya pernah menyukai seseorang, yang seharusnya tidak saya sukai." Archie mulai bercerita. Menceritakan rahasia besar di dalam hidupnya. "Si siapa?" "Kakak ipar saya sendiri." Aishaa memejamkan kedu

