Operasi pun dilakukan mendadak dan dengan segera demi keselamatan nyawa Tegar. Situasi di dalam ruangan operasi darurat terdekat dengan tempat karantina. "Pisau bedah." "Ini." "Kita harus menjahit luka yang ini " "Baik." "Dokter, denyut nadi pasien melemah. Pendarahan terlalu banyak." "Segera siapkan transfusi darah. Kita akan kehilangan dia jika operasi ini tidak berhasil." "Iya, Dokter." Suasana di ruang operasi sangat panik. Bekas cakaran di wajah dan badan Tegar bagian depan ternyata menyisakan bekas luka yang dalam dan pendarahan hebat. Bahkan wajah Tegar harus dioperasi karena ada kuku zombie yang tertinggal di bekas lukanya. Keadaan saat itu ricuh dan Hesti beberapa kali pingsan mengerti kondisi Tegar kritis. Kembali lagi seperti satu tahun yang lalu. Tegar mengalami kecela

