Gemi terbangun dari tidurnya, ia melihat Benua yang begitu terlelap di sampingnya. Gemi tersenyum, lelaki itu sangat manis ketika sedang tidur. Gemi juga merasakan ada sebuah tangan yang melingkar di pinggangnya. Ah, ternyata tangan Benua. Gemi mengecup kening Benua, menyalurkan kasih sayangnya. Karena melihat Benua yang begitu pulas tertidur. Gemi tidak sanggup untuk membangunkannya. Perempuan itu mencoba melepaskan tangan Gemi di pinggangnya. Setelah berhasil terlepas, Gemi beranjak dari tidurnya untuk pergi ke dapur. Sampai di dapur, Perempuan itu mengambil karet yang ada di dapur untuk mengikat rambutnya. Setelah itu, Gemi mulai memasak. Rencananya Gemi ingin membuat bubur ayam untuk sarapan. Gemi mencuci beras lalu memasaknya. Dari arah tangga terdengar suara langkah kaki, Gemi te

