"Jadi lo ke Singapura?" tanya Gemi kepada Bumi di depannya. Gemi belum tau jika sosok di depannya adalah Bumi. Bumi mengangguk, Gemi menyandarkan kepalanya pada bahu Bumi. "Gue khawatir banget sama lo. Takut lo kenapa-napa," terang Gemi memeluk lengan Bumi. Bumi mati kutu, ia tidak bisa berbuat apa-apa. Kemana ilmu play boy nya? Kenapa ilmu itu tidak berfungsi di depan Gemi. "Lo kenapa sih, diem aja. Sariawan 'ya?" tanya Gemi menatap penuh selidik kepada Bumi. "Eum, iya." jawab Bumi setenang mungkin. "Kasihan pacar gue Sariawan..." kata Gemi mengelus bahu Bumi. Bumi merasa nyaman. Ia merasa sangat di sayangi oleh Gemi. "Ben, besok-besok lo kalau mau pergi bilang sama gue. Biar gue gak khawatir. Gue khawatir banget sama lo." kata Gemi memeluk Bumi dari samping. Kepala Gemi di jatuhk

