Senja mulai menampakan wujudnya. Gemuruh ombak pantai masih terdengar. Tadi, setelah kejadian di Cafe. Benua mengajak Gemi ke pantai. Gemi duduk di atas pasir, perempuan itu menyandarkan kepalanya pada bahu Benua. Langit sudah mulai berwarna jingga. Matahari sebentar lagi akan tenggelam. "Kamu suka, menghabiskan waktu bersama saya?" tanya Benua membelai rambut Gemi yang berterbangan. Gemi menumpukan dagunya pada bahu Benua. "Sangat suka, selamanya kita akan seperti ini kan Ben...." ujar Gemi tersenyum. Benua terpaku, menatap senyuman manis Benua. Mereka saling berhadapan. "Ada sesuatu yang belum saya kasih ke kamu..." kata Benua mengeluarkan kotak bludru, berwarna merah. "Kalung?" ucap Gemi.. "Simbol matahari dan bulan. Kenapa matahari dan bulan?" tanya Gemi bingung. "Karena, bagi s

