*** Biaya administrasi sudah diurus dengan baik oleh Silvia. Mereka hanya perlu meninggalkan rumah sakit dengan segera. Sebagai publik figur, Ana sangat berhati-hati agar tidak terekspos. Akan sangat merepotkan bila dirinya harus diserbu wartawan sekarang juga. "Gimana Kak, aman?" tanya Ana pada manajernya. Tentu saja Cici selalu ada di manapun Ana berada. Apa lagi dalam keadaan urgent seperti saat ini. Cici menganggukan kepalanya. "Aman. Ayo!" ujarnya. Silvia membantu menjaga Ana. Tentu repot bila mereka ditemukan oleh pencari berita. Entah judul seperti apa yang akan mereka tulis nantinya. "Naik, Ma," ucap Ana saat dirinya sudah duduk manis di dalam mobil, sedangkan Silvia masih di luar. Silvia tampak melamun saat Ana menegurnya. "Ohh ayo!" sahutnya sedikit cepat. Menoleh ke bel

