Ancaman Evan

2138 Kata

Sebuah cafe yang tidak jauh letaknya di kantor Alya, Kini dia duduk bersama seorang pria yang dulunya adalah kekasihnya. Evan menyodorkan menu kepada Alya, "kamu mau pesan apa Al, sekalian jam makan siang," tawarnya. Namun, Alya berdecak kesal. Dia tahu kalau Evan ini hanyalah basa-basi. "Lu mau ngomong apa? Gue nggak banyak waktu! Kerjaan gue banyak!" balas Alya penuh dengan penekanan. "Kalau gitu gue pesenin kesukaan lo aja ya, kita juga di sini kan harus sambil makan kali Al, masa cuman numpang ngobrol doang!" Balas Evan tersenyum tipis. Alya memutar bola matanya, sebenarnya dia benar-benar muak. Tetapi jika tidak dia kabulkan permintaan Evan, pria itu akan terus menerornya. Maka dari itu Alya mengabulkan permintaannya untuk bertemu, dan mengetahui apa yang akan dia obrolkan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN