Part 62

2352 Kata

Vina rasanya tidak bisa menikmati makanannya dengan perasaan tenang di saat ada sepasang mata tajam yang senantiasa memandanginya dari kejauhan. Berkali-kali ia berusaha mengabaikan tatapan Laura yang tertuju padanya sejak ia memasuki area kantin bersama Alvin dan Anggi. Dapat ia lihat juga sosok Keenan yang melahap makanannya dengan santai di samping kekasihnya dengan wajah yang masih terdapat luka lebam di pipi kirinya, dan Vina tahu betul alasan gadis cantik blasteran itu menatapnya dengan perasaan marah. “Abaikan saja, nggak udah ditanggapin.” Alvin yang ternyata juga menyadari tatapan penuh kemarahan yang dilayangkan Laura dari meja yang hanya berjarak satu meja dari mereka berusaha membuat adiknya bersikap biasa saja dan tidak terpengaruh dengan sikap gadis cantik itu. Lagipula tida

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN