BAB 43_NYAWA

1138 Kata

Tangan kanan Aleksei menguatkan pelukannya pada tubuh Luna. Sedangkan tangan kirinya memukul-mukul air sambil berusaha sekuat tenaga berteriak. "Tolooooooooong!!!" Aleksei melambaikan tangannya dengan harapan awak kapal Baron melihatnya. Aleksei sadar, suaranya justru terdengar menghilang di telan keheningan tengah laut. Ditatapnya sekeliling, begitu lengang dengan permukaan air laut yang tenang. Nampak tak jauh dari tempatnya, burung laut berputar-putar menunggu mangsanya dari dalam laut. Biasanya ada jenis ikan yang suka melompat ke permukaan seperti sedang terbang. "Bertahanlah Angel. Aku yakin, kisah kita tidak akan berakhir di sini. Meski bukan kisah cinta sejati tapi cerita persahabatan kita akan tertulis rapi. Anak cucu kita akan tahu, kau dan aku adalah satu jiwa." Dengan nafa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN