BAB 35_APAKAH SIA-SIA?

1192 Kata

Luna bangun lalu dengan cepat menjulurkan tangannya ke depan seperti akan menangkap sesuatu. Wajahnya basah oleh air mata. Ia menatap tangannya sendiri, ternyata ia meraih sesuatu yang kosong. "Angel ... kamu pasti sudah mimpi buruk. Minumlah!" Aleksei memberikan botol air minum pada Luna. Wanita itu menggeleng. "Tenangkan dirimu. Kau pasti sangat lapar. Ini, makanlah!" seru Aleksei bergegas memberikan Luna ikan panggang. Laki-laki itu tak ingin bertanya apapun. Ia tak mau, memori dalam mimpi Luna membuat wanita itu kembali menangis. Ia yakin, mimpi buruk yang baru saja Luna alami adalah tentang anaknya. "Farid. Aku melihat Farid berjalan di atas jembatan yang di bawahnya banyak binatang buas. Aku melihat anakku ketakutan dan akan tergelincir. Aku takut sekali Aleksei! Aku takut F

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN