Makan siang yang berantakan tadi membuat mood Diana memburuk. Berdiam di kamar tak akan memperbaiki suasana. Jalan-jalan di sekeliling rumah adalah ide yang bagus. Lagi pula Rama sedang sibuk pada urusan kantor di ruang kerjanya. Ia sedang melakukan online meeting di sana. Namun ia terkesiap saat tak sengaja menginjak seekor kucing berbulu berwarna abu-abu pendek yang berlari mendekatinya. “Maaf ya teh,” seorang perempuan muda berlari lalu memungut kucing itu. “Kucing siapa ini?” tanya Diana merasa gemas dengan bentuk ukuran kucing itu yang sangat gemuk. “Punya ibu teh, dia tadi kabur dari kandang pas saya mau ngasih makan,” jawabnya sambil mengusap-usap bulunya lembut. Tentunya kelembutan bulu itu sangat menggoda Diana untuk menggendongnya. “Aku mau gendong boleh?” “Boleh don

