"Ai ...." "Aku ... ganti baju dulu." Aina memutar tubuhnya cepat. Tapi, Bayu menggapai tangan Aina lebih cepat. Aina menatap tangan Bayu yang memegang lengannya. Ini pertama kalinya mereka bersentuhan, setelah saat pernikahan. Aina mengalihkan tatapannya ke wajah Bayu. Bayu melepaskan lengan Aina. "Maaf ...." Bayu ke luar dari kamar. Aina menatap punggung Bayu yang meninggalkannya. Aina menarik dalam nafasnya. Lalu dibuka lemari pakaian, diambil pakaiannya, dibawa masuk ke dalam kamar mandi. Sedang Bayu menuju dapur, ia membuat teh hangat untuk dirinya sendiri. "Sebaiknya Kakak berpakaian, mungkin sebentar lagi ibu datang." Aina sudah berdiri di ambang pintu dapur. Bayu menatap wajah Aina. Aina menundukkan wajahnya. Bayu ke luar dari dapur dengan nembawa cangkir berisi teh. Ia men

