“Cacing di perutku sudah meronta-ronta ingin lepas dari penjara. Kasihan sipir penjaranya kerepotan menahan aksi mereka Teh, para sipir penjara cacing nungguin kalian bicara nggak rampung-rampung,” ujar Adit. “Ya ampun, iya kita mau makan,” kata Kia. Dia langsung mengangkat tangannya tinggi. Hanya satu tangan kanan. Tak lama pramu saji langsung membawa makanan yang sudah mereka siapkan. “Menu kali ini makanan dari Bali ya, kita makan ayam dan bebek betutu, kangkung plecing juga ini ada ikan bumbu balinya yang khas. Kalian terserah bila tak suka bisa request menu tambahan,” jelas Kia. Tadi memang Kia hanya pesan makan siang dengan bermacam masakan khas Bali tanpa menyebut nama menu. Dia biarkan chef sesuai imaginasi juga bahan yang ada saja. “Teteh, bagaimana kalau kita liburan lagi T

