"Mas, aku pake baju apa?" Jaya agak tidak bisa ber-said-said sejenak mendengarnya. Karena yang Rea pusingkan dari beberapa menit lalu adalah soal baju, di mana pakaian Rea ada selemari lebih di walk in closet. "Perlu Mas minta bawakan pakaian dari butik ke sini?" Barangkali Rea mulai bosan dengan baju-bajunya di wardrobe. Dan sedang Rea pilih-pilih. "Nggak gitu juga, sih. Cuma ini, lho. Aku nyari yang cocok buat nge-date. Pake yang mana, ya?" "Yang paling nyaman saja." Jaya melihat Rea mondar-mandir menjajal pakaiannya, tentu saja dress. Rea mengambil salah satu, dia cocokkan di tubuhnya sambil becermin. Kemudian melepas daster yang sedang dikenakan, membuat tatapan Jaya yang sudah kembali ke tab balik lagi menatap Realine. Terlihat hanya memakai bra dan celana dalam saja. Jaya let

