"Mami, kenapa perempuan nggak mimpi basah?" Astagfirullah. Rea hampir tersedak air lemon gara-gara Aylin bertanya seperti itu di saat dirinya sedang minum yang segar-segar. "Kenapa tiba-tiba nanyain itu?" "Di sekolah, kan, belajar Biologi. Ada bahasan soal ciri pubertas. Nah, laki-laki pubernya ditandai dengan mimpi basah. Terus kalau perempuan itu, kan, menstriasi. Nah, tapi kalau cuma mimpi, bukannya perempuan juga bisa, ya? Kalau menstruasi, kan, laki-laki nggak bisa karena bentuk jenis kelaminnya aja beda, terus laki-laki nggak punya rahim." Jangan tanya Aylin tahu dari mana bentuk jenis kelamin laki-laki dan perempuan beda, dari saat Januar masih bayi saja Aylin sudah menunjuk-nunjuk bagian vital itu dan bertanya, "Kenapa cepelti ini bentuknya, Mami? Kok, nggak cama kayak Aylin?"

