Episode 36

696 Kata

Hana menatap punggung Esa yang berlalu di hadapannya. Jujur sekarang Hana canggung pada Esa. Sepanjang perjalanan pulang Hana hanya diam meski Esa terus mengoceh seolah ia baik-baik saja. Hana hanya takut, pernyataannya barusan akan menyakiti Esa dalam kurun waktu yang lama. Dan Hana merasa bersalah akan hal itu. Ternyata memang benar, jika dalam suatu pertemanan sudah terlibat campur tangan perasaan, rasanya akan berbeda. Tidak bisa sedekat dan sebebas dulu. Selalu saja, ada sekat yang menghalangi. Hana masuk ke dalam rumah, menyapa Yovie yang seperti biasa sedang bermain game online di ponselnya di ruang tamu. Sedangkan Mama tengah menata kue-kue kering yang sepertinya baru selesai ia buat. Masuk ke kamar dan menyimpan tasnya di atas meja belajar, Hana teringat akan cat air yang Juno

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN