"Pagi, Dek Hana, Dek Saila!" Hana menendang kaki panjang Yovie yang pagi ini sok manis dikarenakan ada Saila. Ralat, dari kemarin memang manusia tinggi itu sudah sok manis sejak kedatangan Saila. "Gak usah tebar pesona, deh, Kak! Apa pacar tiga aja gak cukup?" decak Hana sebal, yang hanya dibalas oleh kekehan Yovie. Kadang Hana tidak mengerti dengan kelakuan abangnya itu. Apa untungnya punya pacar banyak? Cuma bikin pusing kalau menurut Hana. "Dih, padahal pacar lo juga dua," balas Yovie seraya mengunyah roti di tangannya. Hana meringis, hendak memukul lelaki itu, tetapi urung. "Pacar dua pala lu, Kak!" balas Hana ketus, lantas duduk di kursi meja makan. Tak lupa mengajak Saila juga. "Lah itu, Esa sama Juno?" "Eh, buset. Kalau ngomong gak pake bismillah dulu, ya." "Lah, emang iya."

