Rintik hujan membasahi hampir semua kawasan di Semarang. Meskipun begitu, tidak menyurutkan niat Azahra untuk menjenguk Naomi yang katanya tengah dirawat di rumah sakit. Sebelum berangkat ke sana, Azahra telah menyiapkan makan malam dan juga buah-buahan untuk Naomi dan Devan. Azahra sepertinya mengerti, dalam kondisi seperti itu tidak mungkin Devan meluangkan waktunya untuk membeli makanan. Terlebih, Devan tidak memberikan kabar jatuh sakitnya Naomi pada keluarga wanita itu. Devan berpikir, bahwa dirinya bisa mengatur sendiri dan menjaga Naomi semampunya selagi dia tidak kuwalahan. Lagi pula, beberapa suster sering datang ke ruang rawat Naomi untuk membantu wanita itu ke kamar mandi. “Maaa, Azahra pergi dulu ya,” teriak Azahra berlari kecil mengambil kunci mobil keluarganya keluar rumah.

