Kesibukan Devan dalam beberapa hari semakin mempertegas jarak yang ada di antara dirinya dengan Azahra. Jarangnya komunikasi, membuat jarak mereka semakin terasa jauh. Padahal Azahra sudah berinisiatif menghubungi lelaki itu lebih dahulu, menanyakan kabar, dan kesibukan apa yang sedang lelaki itu jalani akhir-akhir ini. “Maafkan aku, Sayang. Insyaallah setelah pekerjaan yang melimpah ini ada rejeki mengalir deras. Bisa jadi modal kita buat resepsi pernikahan nanti,” ucap Devan sedang bertelepon dengan Azahra. “Nanti malam Azahra ke studio, bawain Mas Devan makan,” jawab Azahra tersenyum di tempatnya. Wanita itu menatap langit-langit kamarnya. Kalau memang Devan berhalangan untuk menemui Azahra, kenapa tidak Azahra saja yang datang menemui Devan demi mengkikis jarak di antara mereka berd

