“Kamu harus menjaga batas-batas sebagai seorang wanita.” Lelaki itu melepaskan tangan Naomi Indira yang sejak tadi memeluk tubuhnya sangat erat. Devan menatap wanita yang sudah dia anggap sebagai seorang adik sendiri dengan tatapan mata kecewa. Bagaimana bisa Naomi memiliki perasaan semacam itu kepada dirinya? Seharusnya Naomi juga memposisikan dirinya sebagai Azahra. Memikirkan perasaan dari Azahra sebelum menaruh perasaan lebih atas dasar cinta. “Mas Devan, a-aku,” ucapan Naomi terhenti ketika Devan mengangkat tangannya ke udara. Lelaki itu kemudian mencengkeram lengan Naomi hingga wanita itu memejamkan matanya, miris. “Tidakkah kamu berpikir bagaimana perasaan Azahra saat ini kalau sampai dia tahu kamu menjadi seperti ini?” tanya Devan berharap Naomi memikirkan perasaan Azahra. Nao

