Tangan seorang wanita gemetar, kakinya terasa begitu lemas saat motor yang dia kendarai sudah dia parkirkan di depan rumah mendiang ayahnya. Naomi menatap bangunan penuh kenangan itu dalam diam. Naomi mendongak, hatinya terasa diremas membayangkan dia akan kembali ke rumah itu tanpa sosok ayahnya lagi yang akan menyambung suka cita kepulangannya setelah beberapa hari berada di rumah kos-kos’an. Di sampingnya, Fitria dengan setia menemani Naomi pulang ke rumah. Fitria telah berjanji akan menemani Naomi setiap kali wanita itu ingin pulang ke rumah ataupun mengunjungi pusara kedua orang tuanya yang telah meninggal dunia. Lagi pula, Fitria berasal dari Kalimantan Timur sehingga wanita itu memang sangat jarang sekali kembali ke tanah kelahirannya. Jika bukan pada saat-saat liburan panjang tela

