Mungkin apa yang Alena pikirkan, adalah jalan keluar yang terbaik untuk masalah ini. Sebenarnya resign, adalah menghindar dari masalah bukan malah menyelesaikan masalah. Meskipun nanti ia tidak ada di kantor itu, tapi kejadian itu tidak akan begitu saja dilupakan oleh semua orang. Nama Alena, juga akan tetap buruk di mata orang-orang. Namun ia tidak ada pilihan lain. Ia terpaksa harus melakukan hal itu, agar hidupnya bisa tenang. Untuk masalah kerjaan, itu perkara mudah. Alena tinggal mencari pekerjaan lagi, yang sesuai dengan kualifikasi yang ia miliki. Yang pasti sedikit banyak, ia sudah mendapatkan pengalaman kerja dari tempat sebelumnya. Setelah mendengar kata-kata dari Alena. Alvin terdiam. Ia merasa bersalah atas apa yang telah terjadi pada Alena sekarang. Ia merasa semua masalah in

