Tari memilihkan baju untuk Kayla. Gaun terbagus yang cocok di tubuh Kayla, elegan, dan menawan. "Apa nggak terlalu terbuka?" ucap Kayla sambil mencobanya di ruang ganti. "Ini bagus, lho! Coba lo keluar, minta pendapat suami lo," paksa Tari. "Malu gue," tolak Kayla. "Gak apa-apa!" ucap Tari sambil menarik tangannya dan keluar dari ruang ganti. "Hmm, Pak Arhan, gimana kalau yang ini?" tanya Tari. Arhan yang sedang memainkan ponselnya menoleh. Seketika, ia terpana! Istrinya sangat cantik memakai gaun hitam yang sangat elegan, menampilkan gaya Kayla yang akan bersinar di pesta saudaranya. "Ba... bagus," ucap Arhan terbata-bata. Ia menahan gugupnya. Jantungnya berdegup kencang melihat Kayla. "Oke, yang ini, ya. Nanti tinggal pakai kalung aja biar nggak polos. Punya, kan, kalung?" tanya

