Setelah Kayla mengungkap lembaran kelam masa lalunya, kasih sayang Arhan justru tumbuh kian tak terbendung. Cintanya menjelma menjadi benteng kokoh; ia bersumpah dalam hati bahwa Kayla tidak boleh lagi tersakiti, apalagi sampai meneteskan air mata duka. Arhan memanjakan istrinya setiap detik, memuja wanita itu seolah Kayla adalah pusat dari semesta hidupnya. Kayla, yang kini merasa dicintai setulus hati, membalasnya dengan pengabdian yang luar biasa. Ia mencintai Arhan dengan seluruh sisa hidupnya, merasa takut jika harus kehilangan sosok yang telah menyelamatkan jiwanya itu. Sore itu, setelah urusan pekerjaan usai, Arhan mengajak Kayla menyusuri keindahan Kota Paris. Mereka menikmati makan malam romantis di sebuah restoran mewah yang menghadap ke Menara Eiffel. Tak hanya itu, Arhan meng

