Pov Aisyah "Kamu harus mau nikah sama Nak Adrian. Dia itu sudah sempurna buat kamu yang biasa. Jarang-jarang di kampung kita ini ada anak gadisnya yang dinikahi artis besar. Adrian Dinata, artis yang paling digemari saat ini. Terkenal, kaya, tampan. Nah loh, apa lagi kurangnya? Keterlaluan kalau kamu masih nolak pinangan ibunya." Bibi bersedekap dengan mengembuskan napas kasar. Aku tahu dia sangat kesal saat kuutarakan niat ingin menolak lamaran tiba-tiba seorang artis terkenal yang datang kepadaku. "Bukan gitu, Bi. Aisyah tidak ingin merusak rumah tangga orang lain. Kalau si Abang Ryan itu masih single, belum menikah, mungkin Aisyah akan pikirkan lagi," jawabku berkilah dengan mengemukakan argumenku lagi. Berharap sangat Bibi membatalkan perjodohan ini. Apalagi setelah mendengar kalau

