Rasa sakitku semakin terasa jika aku mengingat semua perlakuan kasarnya pada diriku, meski tidak dapat aku hindari jika sampai kapanpun aku akan tetap mencintai dirinya. *** BUG Braaak "PAPA," Teriak alice. suara pukulan membuat lydia dan alice tersentak kaget. Membuat kedua wanita itu menoleh ke arah sesosok yg sangat mereka kenali. "RIAN," Lirih lydia menoleh ke arah raymond yg saat ini telah jatuh pingsan di bawah kedua kakinya. "Ri...an. A...pa yg telah ka...u lakukan?" Tanya lydia takut - takut, membuat sesosok yg dipanggil rian hanya mampu menghela nafas kasarnya. "Maafkan aku. Aku tidak memiliki pilihan lain selain melakukan ini, agar ka ray bisa berhenti menyakiti dirimu lydia. Seharusnya sudah dari dulu kau pergi, kalau bisa pergi sejauh mungkin. Bukan malah menerima siksa

