Bagian 21 Beginilah sekarang keadaan kampus, tetap normal walau ada hati seseorang yang hancur. Benar kata mama Jiwa, lupakan seseorang yang belum kita miliki akan lebih sulit. Tapi Jiwa berusaha terus untuk membiasakan diri tanpa Lucas, dan Lucas juga membiasakan diri untuk kembali seperti dulu. Keduanya memang sudah kembali asing, tidak pernah kenal, tidak pernah dekat, dan tidak pernah mengagumi lagi. Penyangkalan yang melihat Lucas bukan hanya kembali seperti dulu tapi kini malah lebih parah, suka menyendiri, tiba-tiba tidak kuliah, kekurangan pesannya juga. “Luc” “Apa” “Ntar main ga?” Lucas melihat handphonennya, memastikan hari ini tidak ada kesibukan. “Yaelah alesan lagi nih” “Iya iya jemput aja” Sudah beberapa ka

