Bab 47

1373 Kata

Citra merebahkan tubuhnya di kasur sembari mengingat perkataan mama tentang emosinya belakang ini suka berubah-ubah disebabkan faktor kehamilan. Sempat menepis argumen itu tapi jadi kepikiran karena sebulan ini ia tak kunjung datang bulan. "Apa bener ya yang dikatakan mama?" Citra membuka laci melihat tiga test pack yang sudah dibelinya tadi siang. Mendadak ia termenung sambil mengusap perutnya yang masih datar. "Gimana ya kalau aku hamil?" Pikiranmu kini sudah tertuju pada gambaran ketika perutnya buncit. "Ihhh ... ngeri banget, amit-amit deh, jelek banget," gerutunya mengedikkan bahu kemudian mengusap lengannya dengan kasar. "Dahlah, bobo dulu, besok aja tes. Moga aja jangan hamil dulu." Tersenyum kecil sambil meletakkan kembali tespeknya lalu tidur. * Zayn mengerjap lalu membuka m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN